Broadcast di Era Streaming: Apakah TV dan Radio Masih Relevan untuk Brand?
Peran TV, radio, bioskop, Connected TV, dan podcast dalam bauran media modern — serta cara mengukurnya.
Baca artikelApa itu Digital Out-of-Home, kelebihannya dibanding billboard statis, cara membeli & mengukurnya, serta menggabungkannya dengan iklan digital untuk brand awareness.
Billboard selalu menjadi simbol “brand besar”: tampil mencolok, dilihat ribuan orang setiap hari. Namun pengiklan sering bertanya, “Berapa yang benar-benar melihat, dan apakah berdampak?” Layar digital luar ruang (DOOH) menjawab sebagian pertanyaan itu sambil membuka cara-cara kreatif baru.
| Billboard statis (OOH) | Digital Out-of-Home (DOOH) | |
|---|---|---|
| Materi | Satu desain, cetak | Bisa berganti per jam, hari, atau kondisi |
| Pembelian | Biasanya bulanan | Slot waktu, hari, bahkan programatik |
| Produksi | Biaya cetak & pasang | File digital, perubahan cepat |
| Pengukuran | Estimasi lalu lintas | Log tayang, estimasi impresi, studi dampak |
Kekuatan DOOH adalah relevansi: menu sarapan di pagi hari dan promo makan malam di sore hari, pesan “sedang hujan? pesan antar saja” saat cuaca berubah, atau hitung mundur menuju acara. Di bandara, materi dapat dibedakan untuk kedatangan internasional dan domestik.
DOOH paling efektif sebagai bagian dari rangkaian: orang melihat layar, lalu bertemu brand yang sama di media sosial atau hasil pencarian, dan akhirnya berkunjung atau membeli. Siapkan kode promo khusus, halaman arahan, dan pelacakan agar dampaknya terlihat.
DOOH semakin dibeli secara programatik dengan pemicu data (waktu, cuaca, lalu lintas), dan pengukurannya makin terstandar. Di Bali, koridor wisata dan bandara menjadi titik penting untuk menjangkau wisatawan sebelum mereka memutuskan tempat makan, belanja, atau menginap.
Untuk membangun ingatan brand, paparan berulang dalam beberapa minggu biasanya lebih efektif dibanding tayangan singkat. Untuk promo atau acara, durasi dapat lebih pendek dengan frekuensi tinggi menjelang tanggal penting.
Efektif bila audiens berdiri atau menunggu — misalnya di bandara, halte, atau lobi. Untuk billboard di jalan yang dilewati kendaraan, lebih baik gunakan nama brand atau kata kunci yang mudah dicari.
Cocokkan lokasi dengan audiens dan momen: area kedatangan bandara untuk wisatawan, koridor kuliner untuk F&B, pusat bisnis untuk layanan B2B. Minta data lalu lintas dan jam ramai dari pemilik media sebagai dasar pemilihan.
Bisa. Pembelian per slot waktu atau per jumlah tayang memungkinkan bisnis menengah mencoba DOOH pada jam dan lokasi tertentu tanpa kontrak bulanan penuh seperti billboard statis.
PT Bali Eka Mediatama membantu dari jaringan, cloud, keamanan, software, data, ERP & CRM hingga kampanye iklan online, offline, bandara, dan broadcast.